Sinergi Sejarah & Modernitas: Jasa Raharja Siapkan Gedung Ikonik Jadi Museum Baru di Kota Tua!
JAKARTA, SOROTAN INDONESIA - PT Jasa Raharja menjajaki
pemanfaatan aset gedung milik perseroan di kawasan Kota Tua Jakarta untuk
mendukung pengembangan ruang budaya berupa museum melalui kolaborasi lintas
pihak.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan
gedung yang berlokasi di kawasan Kali Besar tersebut memiliki nilai historis
sekaligus potensi untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang produktif.
“Bangunan ini tidak hanya menjadi aset perusahaan, tetapi
juga merupakan bagian dari warisan sejarah yang perlu dijaga dan dimanfaatkan
secara produktif,” kata Awaluddin berdasarkan keterangannya, Jakarta, Jumat.
Menurut dia, pemanfaatan aset tersebut diharapkan dapat
memberikan nilai tambah tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi
masyarakat melalui penguatan fungsi edukasi dan budaya di kawasan Kota Tua.
Ia menyampaikan Jasa Raharja mendukung rencana kolaborasi
dengan Kementerian Kebudayaan dan Danantara guna menghadirkan ruang budaya yang
terintegrasi dengan kawasan wisata sejarah.
“Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini sebagai upaya
menghadirkan ruang budaya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja Rubi Handojo menambahkan
kawasan Kali Besar memiliki nilai sejarah sebagai pusat aktivitas perdagangan
dan pemerintahan pada masa lalu.
Ia mengatakan pengembangan kawasan tersebut sebagai
destinasi budaya diharapkan dapat memperkuat daya tarik Kota Tua Jakarta
sebagai tujuan wisata sejarah dan edukasi.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebelumnya
menyampaikan rencana pengembangan museum film dan fotografi di kawasan tersebut
sebagai bagian dari penguatan ekosistem budaya nasional.
Menurut dia, pemanfaatan aset bersejarah milik Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) dapat dioptimalkan menjadi ruang publik yang edukatif
sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah.
Melalui kolaborasi tersebut, museum diharapkan dapat
menghadirkan narasi perjalanan perfilman dan fotografi Indonesia dari masa ke
masa, termasuk karya dan dokumentasi visual yang dimiliki.
