Sosial bar 1

Kondisi Kian Kritis! Banjir di Demak Meluas Rendam Enam Desa, Butuh Bantuan Darurat Segera

 

TERNATE, SOROTAN INDONESIA - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat siang melaporkan erupsi Gunung Dukono dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter di atas puncak.

 

"Iya erupsi tadi sekitar pukul 11:06 WIT dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.500 meter di atas puncak," kata petugas PGA Dukono Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Ternate, Jumat sore.

 

Dia menjelaskan, Gunung Dukono mengeluarkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut.

 

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo 25 milimeter dan durasi 82,26 detik," ujarnya.

 

Saat ini, kata dia, Gunung Dukono berada pada Status Level II atau Waspada.

 

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan, kata dia, diimbau tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius empat kilometer.

 

Mengingat letusan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya menjadi tidak tetap.

 

"Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya menambahkan.

 

Sebelumnya, PGA Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan bahwa Gunung Dukono pada Jumat pagi kembali menyemburkan asap putih kelabu tebal setinggi hingga 900 meter di atas kawah gunung.

 

Dia menjelaskan, secara visual asap putih kelabu tebal yang keluar dari kawah Gunung Dukono setinggi hingga 900 meter itu, tekanan asap lemah dan condong arah ke selatan.